<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>la nyalla korupsi Archives - Suara Bawah</title>
	<atom:link href="https://suarabawah.id/tag/la-nyalla-korupsi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabawah.id/tag/la-nyalla-korupsi/</link>
	<description>Suara Kedaulatan Rakyat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Dec 2022 02:51:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://suarabawah.id/wp-content/uploads/2023/06/cropped-SB-32x32.png</url>
	<title>la nyalla korupsi Archives - Suara Bawah</title>
	<link>https://suarabawah.id/tag/la-nyalla-korupsi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jejak Kasus Korupsi La Nyalla Mattalitti</title>
		<link>https://suarabawah.id/fakta/jejak-kasus-korupsi-la-nyalla-mattalitti/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jejak-kasus-korupsi-la-nyalla-mattalitti</link>
					<comments>https://suarabawah.id/fakta/jejak-kasus-korupsi-la-nyalla-mattalitti/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[wirog]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2022 02:51:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[la nyalla korupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabawah.id/?p=443</guid>

					<description><![CDATA[<p>La Nyalla Mattalitti memang sangat licin, sepertinya hukum di Indonesia masih sulit menjerat dirinya. La Nyalla punya catatan buruk ketahuan korupsi tidak hanya satu kali.  Meski punya catatan buruk terlibat kasus korupsi, La Nyalla tetap terpilih melalui mekanisme voting 134 anggota DPD yang hadir dalam rapat paripurna ketiga dengan agenda pemilihan ketua DPD.  Akhirnya, si [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://suarabawah.id/fakta/jejak-kasus-korupsi-la-nyalla-mattalitti/">Jejak Kasus Korupsi La Nyalla Mattalitti</a> appeared first on <a href="https://suarabawah.id">Suara Bawah</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400;">La Nyalla Mattalitti memang sangat licin, sepertinya hukum di Indonesia masih sulit menjerat dirinya. La Nyalla punya catatan buruk ketahuan korupsi tidak hanya satu kali. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Meski punya catatan buruk terlibat kasus korupsi, La Nyalla tetap terpilih melalui mekanisme voting 134 anggota DPD yang hadir dalam rapat paripurna ketiga dengan agenda pemilihan ketua DPD. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Akhirnya, si licin hukum ini terpilih menjadi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) masa jabatan 2019-2024. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dalam voting itu, La Nyalla meraih 47 suara. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">La Nyalla ketahuan melakukan korupsi pada tahun 2016. Saat itu ia sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">La Nyalla melakukan korupsi dana hibah senilai Rp 5,3 miliar, saat ia menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur tahun 2011 hingga 2014. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dana korupsi tersebut diduga digunakan untuk membeli saham terbuka atau IPO di Bank Jatim. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Saat ditetapkan sebagai tersangka, tentu La Nyalla mengelak. Dengan entengnya, ia menyebut kasus korupsinya hanyalah kasus pesanan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Lantas bila memang kasus itu pesanan, mengapa ia kabur ke Singapura, saat proses hukum kasus korupsinya? </span></p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-444 size-full" src="https://suarabawah.id/wp-content/uploads/2022/12/la-nyalla-divonis-bebas_20161227_182619.jpeg" alt="la nyalla lepas kasus korupsi" width="650" height="365" srcset="https://suarabawah.id/wp-content/uploads/2022/12/la-nyalla-divonis-bebas_20161227_182619.jpeg 650w, https://suarabawah.id/wp-content/uploads/2022/12/la-nyalla-divonis-bebas_20161227_182619-300x168.jpeg 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Nalar ketakutan La Nyalla sebenarnya sudah muncul, saat ia kabur ke Singapura. Ia dicari-cari dan baru pulang ke Indonesia karena dideportasi. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Tak hanya satu kasus, pada tahun yang sama, 2016, La Nyalla juga terendus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kasus lain. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">KPK sebenarnya sudah mendeteksi kasus korupsi La Nyalla sejak tahun 2015, terkait proyek Rumah Sakit Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Perusahaannya yang bernama Airlangga Tama melakukan joint operation (JO) dengan PT Pembangunan Perumahan (PP) di rumah sakit tersebut sejak 2010. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Tak hanya itu, La Nyalla juga terlibat korupsi pengadaan alat kesehatan di RS Unair. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Namun KPK saat itu gagal menetapkan La Nyalla sebagai tersangka. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ia berhasil lolos entah dengan cara apa, meski beberapa tersangka lain sudah tertangkap. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Meski hukum belum bisa menjeratnya, La Nyalla sebenarnya telah menunjukkan kelakuannya saat kabur ke Singapura.</span></p>
<p>The post <a href="https://suarabawah.id/fakta/jejak-kasus-korupsi-la-nyalla-mattalitti/">Jejak Kasus Korupsi La Nyalla Mattalitti</a> appeared first on <a href="https://suarabawah.id">Suara Bawah</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabawah.id/fakta/jejak-kasus-korupsi-la-nyalla-mattalitti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
